Dr. Oz Mencoba Melakukan Penelitian Ilmiah: Eksperimen Biji green coffe

Lebih dari sekedar pilihlah-saya, secangkir teh atau kopi Anda di pagi hari sepertinya dapat membantu upaya Anda menurunkan berat badan! Tetapi bila berkaitan dengan meluruhkan lemak, tanaman hijau manakah yang lebih ampuh? Bila berurusan dengan pembakaran lemak, memang tidak ada pil ataupun bubuk ajaib yang dapat menggantikan usaha konsisten di gym dan diet sehat. Upaya Anda akan selalu dapat mengalahkan apapun yang dapat dilakukan oleh suplemen. Namun demikian, ada beberapa bahan yang dapat membantu memacu kinerja metabolisme dan meningkatkan upaya penurunan berat badan Anda.

Ya, Dr. Oz memang menyukai pembahasan ini. Beliau menyelenggarakan puluhan pertunjukkan mengenai kiat penurunan berat badan, seperti “Peluru Perak Baru untuk Menurunkan Berat Badan” di mana beliau mempromosikan pil diet baru yang bernama Qnexa, dan “Rahasia Ayurvedic Kuno untuk Menurunkan Berat Badan”. Tetapi mari kita tinggalkan dulu pembahasan ini sementara waktu. Ada satu masalah pada acara biji green coffee Oz yang pertama, yaitu beliau mengacu pada sebuah penelitian yang memiliki beberapa masalah serius. Penelitian tersebut mengklaim bahwa ekstrak biji green coffee merek tertentu, yaitu GCA yang dapat menyebabkan penurunan berat badan yang signifikan. Relawannya berhasil menurunkan rata-rata: 8 kilogram (lebih dari 17 pon). Dr. Oz menyebutnya sebagai “sebuah penelitian mengejutkan, yang baru saja dirilis.” Wah, pastinya bagus, bukan?

Dua komponen utama yang berperan dalam memberikan manfaat kesehatan pada ekstrak teh hijau/green tea extract (GTE) adalah katekin, yang memberikan khasiat antioksidan tertinggi, dan kafein yang meningkatkan metabolisme thermogenesis serta metabolisme lemak. Bila dibandingkan dengan plasebo dan kafein saja, GTE telah terbukti secara signifikan mampu meningkatkan pengeluaran energi selama 24-jam. Seiring waktu, meningkatkan jumlah kalori yang Anda bakar pada saat istirahat dan selama latihan dapat menyebabkan perubahan komposisi tubuh Anda. Lebih lanjut, ada pula beberapa penelitian yang menunjukkan kemampuan GTE dalam meningkatkan tingkat oksidasi lemak (atau pembakaran lemak) selama kurun waktu 24-jam.

Biji kopi hijau ini juga mampu mengobati Diabetes Tipe 2 dengan sukses. Ektraknya dikenal dapat menurunkan kadar gula yang tinggi dalam darah kita, sekaligus mempercepat penurunan berat badan. Kedua hal tersebut merupakan hal penting dalam menyembuhkan Diabetes Mellitus Tipe 2. Kadar kolesterol kita dapat terkoreksi berkat biji green coffee. Low-Density Lipoprotein (LDL), yang juga dikenal sebagai ‘kolesterol jahat’, merupakan penyebab utama yang berperan membuat kita rentan terhadap gangguan kardiovaskular yang mematikan, termasuk serangan jantung. Penelitian telah menunjukkan bahwa hal itu dapat dicegah dengan mengonsumsi ekstrak biji kopi hijau secara teratur.

11dalam pertempuran melawan kegemukan! Pertama, GTE memiliki komponen kafein yang lebih tinggi, dan bila berkaitan dengan bahan yang memiliki dampak signifikan dalam mendukung metabolisme Anda dan dapat membantu Anda membakar lebih banyak lemak, kafein memang rajanya. Kedua, penelitian tentang GTE jauh melebihi GC, sehingga bila Anda menyertakan GTE sebagai bagian dari diet Anda, potensi pembakaran lemaknya sedikit lebih meyakinkan. Anda mungkin menemukan beberapa suplemen yang menggunakan kombinasi campuran teh hijau dengan ekstrak kopi hijau, namun sayangnya hingga saat ini belum ada penelitian yang menunjukkan bahwa perpaduan ini lebih efektif dibandingkan bila dikonsumsi secara terpisah. Manfaat penurunan berat badan yang terkait dengan ekstrak green coffe dan teh hijau menjadi sangat berkurang bila Anda mencampur ekstraknya dengan susu dan gula. Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa konsumsi protein dapat menyebabkan efek penghambatan pada penyerapannya. Oleh karena itu, manfaat GTE dan GCE hanya dapat dimaksimalkan bila dikonsumsi dengan air 2-3 jam sebelum atau setelah makan.

Kesimpulan itu didukung oleh sebuah penelitian pada awal tahun 2012 yang diterbitkan pada Jurnal Sindrom Diabetes Metabolik dan Obesitas yang diikuti oleh sekelompok relawan dewasa berjumlah 16 orang yang diberikan biji kopi hijau selama 12 minggu, tanpa mengubah diet mereka. Hasilnya pun sangat mengejutkan. Selama kurun waktu tersebut, relawan kehilangan rata-rata 10,5% dari keseluruhan berat badannya dan 16% dari keseluruhan lemak tubuh, tanpa mengalami efek samping yang negatif.

Lalu bagaimana dengan hasil tersebut? Wanita yang mengonsumsi ekstrak biji kopi hijau berhasil menurunkan 2 pon, dibandingkan 1 pon yang diturunkan oleh kelompok lainnya. (Sebenarnya, berkat Scott Gavura, kami dapat mengetahui bahwa perbedaan tersebut bahkan lebih kecil lagi, yaitu hanya 0,76 pon.) Oz tidak memberikan analisa statistik untuk menunjukkan bahwa perbedaan itu cukup signifikan. Beliau juga tidak memberikan data mentah yang dapat memungkinkan orang lain untuk meniru analisanya, karena hal tersebut memang harus dilakukan bila beliau benar-benar ingin mencoba mempublikasikan penelitiannya. Namun bagi Oz, apa yang dijelaskannya pada acaranya tampaknya telah memberikan bukti yang cukup. Inilah yang menjadi alasan yang buruk bagi suatu penelitian ilmiah. Terlepas dari semua itu, penjualan ekstrak biji kopi hijau masih terus meningkat. Saran saya: tetaplah menghemat uang Anda. Dan lain kali bila Dr. Oz mengadakan penelitian ilmiah lagi, jadilah skeptis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *